Beranda / Analisis Mendalam / TKA Jadi Syarat Wajib SNBP 2026? Inilah Penjelasan Lengkap dari Kemendikbud

TKA Jadi Syarat Wajib SNBP 2026? Inilah Penjelasan Lengkap dari Kemendikbud

TKA Jadi Syarat Wajib SNBP 2026 Inilah Penjelasan Lengkap dari

SNBP 2026 dan Peran TKA dalam Seleksi Nasional

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan siswa dan orang tua. Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah kewajiban memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai syarat untuk mengikuti jalur ini. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang TKA, SNBP 2026, dan implikasinya bagi siswa.

SNBP 2026 adalah salah satu jalur yang dibuka dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Jalur ini khusus untuk siswa yang tergolong “eligible”, yaitu siswa dengan peringkat tertinggi di sekolah masing-masing. Kuota siswa eligible bervariasi tergantung pada akreditasi sekolah.

Nilai TKA sebagai Validator Nilai Rapor

Menurut ketentuan yang diterbitkan oleh Panitia SNPMB, nilai TKA akan digunakan sebagai validator nilai rapor yang dilampirkan dalam proses seleksi SNBP 2026. Bobot nilai rapor dalam jalur ini minimal 50 persen, sedangkan nilai TKA akan memberikan tambahan objektivitas dalam penilaian.

TKA dirancang sebagai tes standar yang mengukur capaian akademik siswa secara objektif dan menyeluruh. Tes ini dapat diikuti oleh siswa dari berbagai jalur pendidikan, termasuk formal, nonformal, dan informal. Selain itu, TKA juga berfungsi sebagai tolak ukur untuk mengetahui perkembangan pendidikan di masing-masing sekolah.

Ketentuan dan Penjelasan dari Kemendikbud

Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, TKA menjadi salah satu syarat wajib untuk mengikuti SNBP 2026. Dalam Rapat Kerja Bersama Komisi X DPR RI pada Rabu (21/1/2026), Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa hasil TKA telah tercatat dalam Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS).

“Terkait penetapan TKA sebagai salah satu syarat masuk PTN (jalur SNBP) dapat kami sampaikan saat ini kami telah mengalirkan data hasil TKA ke dalam data induk pendidikan yang secara otomatis akan ditimbulkan oleh panitia SNPMB melalui PDSS,” ujar Abdul Mu’ti, dikutip dari tayangan TV Parlemen.

Abdul Mu’ti juga menjelaskan bahwa TKA tidak menggantikan peran rapor dan prestasi lainnya, tetapi bertujuan untuk memperkuat objektivitas dan standarisasi penilaian prestasi akademik dalam jalur SNBP 2026.

Alternatif untuk Siswa Tanpa Nilai TKA

Bagi siswa yang tidak memiliki nilai TKA, masih ada jalur alternatif yang dapat diikuti, yaitu SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) dan jalur Mandiri. Menurut data yang tersedia, jalur SNBT telah terealisasi sebanyak 41 persen, sementara jalur Mandiri 32 persen.

Siswa yang tidak memiliki nilai TKA dapat mengikuti seleksi melalui jalur SNBT dan jalur Mandiri yang memiliki daya tampung yang lebih besar. Pendaftaran SNBP 2026 telah memasuki fase registrasi akun SNPMB siswa, yang berlangsung hingga 18 Februari 2026. Pendaftaran SNBP sendiri berlangsung pada kurun waktu 3-18 Februari 2026.

Kebijakan TKA bertujuan untuk memperkuat kualitas dan objektifikasi jalur prestasi tanpa membatasi akses pendidikan tinggi bagi peserta didik. Menurut Abdul Mu’ti, TKA adalah bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu dan keadilan sistem pendidikan nasional.

Tahapan dan Persyaratan SNBP 2026

Berikut adalah tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti SNBP 2026:

    • Registrasi akun SNPMB siswa hingga 18 Februari 2026.
    • Pendaftaran SNBP berlangsung pada 3-18 Februari 2026.
    • Memiliki nilai TKA sebagai syarat untuk jalur SNBP.
    • Memiliki nilai rapor minimal 50 persen dalam penilaian.
    • Memiliki prestasi akademik dan non-akademik yang memenuhi kriteria.

Siswa yang tidak memiliki nilai TKA dapat mengikuti jalur SNBT atau jalur Mandiri. Jalur SNBT memiliki daya tampung yang lebih besar dan tidak memerlukan nilai TKA.

Implikasi dan Reaksi Masyarakat

Kebijakan ini mendapatkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama dari siswa dan orang tua. Beberapa siswa merasa kebijakan ini dapat meningkatkan kualitas seleksi, sementara yang lain merasa kebijakan ini menambahkan beban tambahan.

Namun, menurut Abdul Mu’ti, kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat kualitas dan objektivitas dalam seleksi, tanpa membatasi akses pendidikan tinggi bagi peserta didik. TKA akan menjadi salah satu tolak ukur untuk mengetahui perkembangan pendidikan di masing-masing sekolah.

Dengan demikian, siswa yang ingin mengikuti SNBP 2026 harus mempersiapkan diri dengan baik, termasuk mengikuti TKA untuk memenuhi syarat jalur prestasi ini.

Partner Network: tukangroot.comcapi.biz.idlarphof.de
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *