Beranda / Berita Lokal / Inovasi Tanpa Henti: CES 2026 Membawa Revolusi Chip dan Perangkat Baru dari Intel, AMD, dan Qualcomm

Inovasi Tanpa Henti: CES 2026 Membawa Revolusi Chip dan Perangkat Baru dari Intel, AMD, dan Qualcomm

Pembukaan: CES 2026 Menjadi Panggung Inovasi Teknologi Terbaru

Consumer Electronics Show (CES) 2026 kembali menjadi panggung utama industri teknologi untuk memperkenalkan inovasi terbaru. Dalam acara tahunan ini, tiga raksasa chipset dunia—Intel, AMD, dan Qualcomm—membawa produk unggulan mereka, sementara produsen perangkat seperti Asus, Dell, HP, Lenovo, dan Samsung segera menanggapi dengan lini produk baru yang didukung oleh chip terbaru tersebut. Meski industri teknologi saat ini dibayangi oleh krisis potensi kelangkaan DRAM akibat lonjakan permintaan data center AI, CES 2026 tetap menjadi wadah bagi inovasi yang terus berkembang.

Intel: Core Ultra Series 3 (Panther Lake) dan Kembalinya Dominasi Grafis

Intel membuka rangkaian pengumuman CES 2026 dengan peluncuran Core Ultra Series 3, yang juga dikenal dengan kode nama Panther Lake. Platform mobile terbaru ini menawarkan lonjakan performa yang signifikan, terutama di sisi grafis. Intel mengklaim bahwa GPU Arc B390 terintegrasi dalam chip ini mengalami peningkatan performa hingga 77% dibandingkan generasi sebelumnya, Lunar Lake. Selain itu, kinerja CPU juga naik sekitar 60%, sementara daya tahan baterai diklaim mampu mencapai 27 jam untuk streaming video.

Selain performa, Intel juga menekankan pada efisiensi energi dan dukungan AI. Core Ultra Series 3 dilengkapi dengan NPU (Neural Processing Unit) yang lebih canggih, yang dapat memproses tugas AI dengan lebih cepat dan efisien. Dengan fitur-fitur ini, Intel berharap dapat mengukuhkan posisinya di pasar chipset mobile.

Qualcomm: Snapdragon X2 Plus untuk Laptop Terjangkau dan AI yang Lebih Canggih

Qualcomm tidak kalah ambisius dengan memperluas portofolio Snapdragon X2 dengan menghadirkan varian X2 Plus. Chip ini diposisikan untuk laptop kelas lebih terjangkau, dengan jumlah core CPU lebih sedikit dibandingkan X2 Elite, namun tetap mengusung arsitektur Oryon generasi terbaru dan NPU 80 TOPS. Perangkat berbasis Snapdragon X2 Plus dijadwalkan mulai hadir pada musim semi 2026.

Qualcomm juga menekankan pada dukungan AI dan konektivitas. Snapdragon X2 Plus dilengkapi dengan teknologi AI yang lebih canggih, yang dapat memproses tugas AI dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, chip ini juga mendukung konektivitas 5G dan Wi-Fi 7, yang dapat memberikan pengalaman jaringan yang lebih cepat dan stabil.

AMD: Ryzen AI 400 Series untuk Laptop dan Desktop dengan Fokus AI

AMD tampil agresif dengan peluncuran Ryzen AI 400 Series untuk laptop dan desktop. Chip ini masih menggunakan core Zen 5, tetapi dibekali NPU yang lebih kencang hingga 60 TOPS serta akses memori yang lebih cepat untuk kebutuhan AI. AMD menegaskan keunggulannya dengan menghadirkan prosesor AI yang dirancang khusus untuk desktop, berbeda dari pesaing yang fokus ke laptop.

Selain performa, AMD juga menekankan pada dukungan AI dan efisiensi energi. Ryzen AI 400 Series dilengkapi dengan teknologi AI yang lebih canggih, yang dapat memproses tugas AI dengan lebih cepat dan efisien. Dengan fitur-fitur ini, AMD berharap dapat mengukuhkan posisinya di pasar chipset desktop dan laptop.

Inovasi Perangkat dari Produsen Terkemuka

Selain chipset, CES 2026 juga menjadi panggung bagi produsen perangkat untuk memperkenalkan produk baru yang didukung oleh chip terbaru. Berikut beberapa produk menarik yang dipamerkan:

    • Lenovo: ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition menjadi salah satu laptop pertama dengan Core Ultra Series 3, sementara Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition menawarkan opsi prosesor lintas vendor. Lenovo juga memamerkan prototipe laptop gaming dengan layar rollable yang dapat diperluas dari 16 inci menjadi 24 inci.
    • Dell: Dell menandai kembalinya lini XPS ke pasar konsumen dengan desain tipis dan layar tandem OLED 14 inci dan 16 inci, seluruhnya ditenagai Core Ultra Series 3. Dell juga memperluas lini Alienware ke segmen harga yang lebih terjangkau. Selain itu, Dell memamerkan monitor UltraSharp 52 inci beresolusi 6K yang terintegrasi dengan Thunderbolt Hub.
    • HP: HP menghadirkan pendekatan unik lewat EliteBoard G1a, komputer berbasis Ryzen yang seluruh komponen intinya tertanam di dalam keyboard. Untuk segmen bisnis, HP memperkenalkan EliteBook X G2 yang tersedia dalam varian prosesor AMD, Intel, maupun Qualcomm.
    • Samsung: Samsung memanfaatkan CES untuk menampilkan Galaxy Z TriFold, ponsel lipat dengan layar hingga 10 inci yang mendekati pengalaman PC, serta memperbarui lini Galaxy Book6 berbasis Core Ultra Series 3. Model Galaxy Book6 Ultra bahkan menawarkan opsi GPU diskrit Nvidia GeForce RTX 5060 dan 5070.

Kesimpulan: CES 2026 Membuka Era Baru untuk Teknologi

CES 2026 telah membuktikan bahwa industri teknologi terus berkembang dengan inovasi yang tak terduga. Dengan peluncuran chipset terbaru dari Intel, AMD, dan Qualcomm, serta perangkat menarik dari produsen terkemuka, CES 2026 menjadi panggung yang ideal untuk melihat masa depan teknologi. Meski tantangan seperti kelangkaan DRAM masih ada, inovasi terus berjalan, dan masa depan teknologi terlihat cerah.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *