Beranda / Ragam / Meriyati Hoegeng: Kisah Kesederhanaan dan Integritas Istri Jenderal

Meriyati Hoegeng: Kisah Kesederhanaan dan Integritas Istri Jenderal

Meriyati Hoegeng Kisah Kesederhanaan dan Integritas Istri Jenderal

Meriyati Roeslani Hoegeng, istri dari mendiang Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, telah berpulang pada Selasa, 3 Februari 2026, di usia 100 tahun. Meriyati, yang akrab disapa Eyang Meri, bukan hanya dikenal sebagai pendamping pejabat tinggi, tetapi juga sebagai simbol kesederhanaan dan integritas yang tak tertandingi. Dalam era di mana kemewahan sering dikagumi, kisah hidupnya menjadi pelajaran berharga tentang pengorbanan dan kejujuran.

Kesederhanaan di Tengah Kemewahan

Meriyati memilih hidup sederhana meskipun suaminya menjabat sebagai Kapolri. Ia mengontrak rumah di Menteng daripada tinggal di rumah dinas mewah. Keputusan ini tidak hanya menunjukkan kesederhanaan, tetapi juga komitmen untuk menjaga integritas suaminya. Dalam sebuah kesempatan, Meriyati menutup toko bunganya dan batal berangkat ke Belanda untuk menemui ayahnya demi menjaga etika suaminya di Polri.

Kata-Kata Bijak dari Meriyati Hoegeng

Meriyati meninggalkan banyak pelajaran hidup melalui kata-katanya. Berikut beberapa kutipan yang inspiratif:

  • “Menjadi istri pemimpin bukan berarti memiliki dunia, tapi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehormatan bangsa dari dalam rumah.”
  • “Integritas suami adalah mahkota istri; jangan biarkan mahkota itu jatuh hanya karena satu keinginan yang dipaksakan.”
  • “Lebih baik hidup dari gaji pensiun yang minim, daripada kenyang dari hasil yang membuat nurani tidak tenang.”
  • “Kesetiaan sejati adalah saat kamu bangga berjalan di samping suami yang jujur, meski pakaian yang dikenakan tidak bermerek mahal.”
  • “Jangan jadikan jabatan pasangan sebagai alat tukar keinginan, tapi jadikan ia pengingat untuk tetap rendah hati.”

Pelajaran Hidup dari Meriyati

Meriyati bukan hanya seorang istri, tetapi juga seorang pendamping yang kuat dan penuh integritas. Ia membuktikan bahwa kebahagiaan tidak terletak pada kemewahan, tetapi pada ketenangan hati dan kejujuran. Meriyati juga menunjukkan bahwa pengorbanan pribadi bisa menjadi bentuk cinta tertinggi bagi pasangan.

Kesimpulan

Kisah Meriyati Hoegeng adalah cerita yang menginspirasi. Dalam era yang sering kali dipenuhi dengan godaan kemewahan dan korupsi, Meriyati menunjukkan bahwa kesederhanaan dan integritas masih menjadi nilai-nilai yang berharga. Pelajaran hidupnya akan selalu relevan dan menjadi panduan bagi generasi mendatang.

Artikel ini disarikan dari berbagai sumber berita nasional. Seluruh penyajian dan analisis merupakan pendapat menurut cara pandang kami, tanpa bermaksud menyudutkan atau merugikan pihak manapun.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *