Beranda / Berita Umum / Petugas Haji 2026 Siap Menghadapi Tantangan Akomodasi dengan Strategi Mitigasi yang Komprehensif

Petugas Haji 2026 Siap Menghadapi Tantangan Akomodasi dengan Strategi Mitigasi yang Komprehensif

Petugas Haji 2026 Siap Menghadapi Tantangan Akomodasi dengan Strategi Mitigasi

Pembekalan Petugas Haji 2026: Fokus pada Mitigasi Potensi Masalah Akomodasi

Dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan haji 2026, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah mendapatkan pembekalan intensif terkait manajemen akomodasi. Pembekalan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga meliputi simulasi praktik dan strategi mitigasi untuk potensi masalah yang mungkin terjadi selama pelaksanaan haji. Pembekalan ini diadakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Kamis (22/1/2026), dan diikuti oleh 291 petugas yang akan bertugas di bidang akomodasi.

Zaenal Muttaqin, fasilitator Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH, menekankan bahwa layanan akomodasi adalah salah satu elemen krusial dalam penyelenggaraan haji. “Layanan ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keamanan para jemaah,” ujarnya. Selain teori, peserta juga dilatih untuk menghadapi berbagai kasus yang kerap terjadi, seperti penempatan jemaah di Madinah, delay penerbangan, dan perpecahan kloter.

Simulasi dan Strategi Mitigasi: Siap Menghadapi Tantangan Akomodasi

Dalam pembekalan ini, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga melakukan simulasi praktik untuk memahami bagaimana menangani potensi masalah. Beberapa kasus yang disimulasikan meliputi:

    • Penempatan jemaah haji di Madinah yang mengikuti jadwal penerbangan.
    • Delay pesawat saat kedatangan dan kepulangan.
    • Kasus ketika waktu check-in kloter masih terdapat jemaah lain dari hotel.
    • Perpecahan kloter yang memerlukan penyesuaian akomodasi, konsumsi, transportasi, dan bimbingan ibadah.

Para peserta dibagi dalam kelompok untuk berdiskusi dan mempresentasikan solusi, yang kemudian diluruskan atau diperkaya oleh fasilitator. “Yang paling krusial adalah ketika terjadi perpisahan atau perpecahan kloter,” kata Zaenal. Situasi ini tidak hanya berdampak pada akomodasi, tetapi juga melibatkan sektor lain seperti konsumsi, transportasi, dan bimbingan ibadah.

Koordinasi Antar Sektor: Kunci Sukses Penyelenggaraan Haji 2026

Perpecahan kloter tidak hanya berdampak pada akomodasi, tetapi juga melibatkan sektor lain. Misalnya, distribusi katering harus menyesuaikan lokasi hotel, transportasi bertanggung jawab atas pengangkutan jemaah dan koper, sementara petugas bimbingan ibadah tetap harus melakukan pembinaan secara berkelanjutan. “Jadi, itu perkara krusial yang harus diatasi karena sangat mungkin terjadi,” ujar Zaenal.

Abdul Aziz Hamdan, Koordinator Kelas Peserta Diklat PPIH Layanan Akomodasi, menyampaikan bahwa sejak 19 Januari 2026, peserta telah dibekali strategi mitigasi untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang kerap muncul. “Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs web Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik,” kata dia.

Pembekalan Komprehensif: Dari Teori hingga Praktik

Pembekalan yang diberikan kepada petugas PPIH tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga meliputi praktik dan simulasi. Peserta dibekali pemahaman menyeluruh mulai dari struktur organisasi, standar pelayanan, hingga simulasi dan praktik penanganan kasus di lapangan. “Peserta juga kami latih bagaimana melakukan floating kamar, menangani kasus-kasus khusus, hingga menyelesaikan persoalan akomodasi yang kompleks,” kata Zaenal.

Pembekalan ini juga meliputi strategi mitigasi untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan haji. Peserta dilatih untuk menghadapi berbagai kasus, seperti delay penerbangan, perpecahan kloter, dan penempatan jemaah di Madinah. “Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs web Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik,” kata Abdul Aziz Hamdan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *