Beranda / Berita Lokal / Risma Ardhi Chandra Ditunjuk sebagai Plt Bupati Pati: Dinamika Pemerintahan di Tengah Bencana dan Kasus Korupsi

Risma Ardhi Chandra Ditunjuk sebagai Plt Bupati Pati: Dinamika Pemerintahan di Tengah Bencana dan Kasus Korupsi

Pemerintahan Pati Berubah, Risma Ardhi Chandra Jadi Plt Bupati

Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami perubahan kepemimpinan yang signifikan setelah Bupati Sudewo ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra secara resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Pati menjadi Plt Wakil Bupati. Penunjukan ini dilakukan dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati, Rabu (21/1), yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimun.

“Saya selaku Pelaksana Harian Gubernur Jawa Tengah memimpin rapat Forkopimda Kabupaten Pati ini sekaligus menyerahkan surat tugas Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati yang akan dilaksanakan oleh Risma Ardhi Chandra,” ujar Taj Yasin. Ia menjelaskan bahwa penunjukan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 pasal 66 ayat (1) huruf C, yang mengatur bahwa wakil kepala daerah wajib menjalankan roda pemerintahan apabila kepala daerah berhalangan.

Penunjukan Risma Ardhi Chandra sebagai Plt Bupati Pati bukan hanya untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, tetapi juga untuk memastikan stabilitas pemerintahan di tengah situasi yang kompleks. Kabupaten Pati saat ini masih menghadapi dampak korupsi dalam pemerintahan dan bencana alam berupa banjir dan longsor (rob). “Roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Pati harus tetap berjalan normal,” tegas Taj Yasin.

Dampak Kasus Korupsi dan Tanggung Jawab Pemerintahan

Kasus korupsi yang melibatkan Bupati Sudewo menjadi sorotan utama. Penetapan Bupati Sudewo sebagai tersangka KPK mengungkapkan adanya pelanggaran hukum yang serius dalam pemerintahan Kabupaten Pati. Hal ini tidak hanya mengganggu stabilitas politik, tetapi juga mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintahan.

“Kasus korupsi ini harus menjadi pelajaran bagi semua pejabat. Kami harus selalu berjuang untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pemerintahan,” ujar Taj Yasin. Ia juga mengingatkan seluruh camat di Kabupaten Pati untuk tetap berkomitmen dalam memberikan pelayanan publik yang prima, terutama dalam kondisi bencana yang masih berlangsung.

Berdasarkan laporan dari Plt Bupati dan Kapolresta Pati, jumlah kecamatan yang terdampak banjir telah menurun dari 12 menjadi enam. Namun, situasi ini masih memerlukan perhatian khusus. “Kondisi ini akan terus dipantau guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal,” kata Taj Yasin.

Tantangan Pemerintahan di Tengah Bencana Alam

Kabupaten Pati saat ini menghadapi dua tantangan besar: korupsi dalam pemerintahan dan bencana alam. Risma Ardhi Chandra, sebagai Plt Bupati, harus menanggung tanggung jawab yang berat untuk memastikan stabilitas dan kemajuan daerah. “Kondisi Kabupaten Pati saat ini memang cukup berat. Amanah yang saya emban ini semoga bisa saya laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Risma.

Dalam rapat Forkopimda, Taj Yasin juga menggarisbawahi pentingnya dukungan dari seluruh elemen pemerintahan. “Semua camat harus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” katanya. Ia juga mengapresiasi dukungan dari Gubernur Jawa Tengah yang telah menugaskan sejumlah staf untuk membantu kinerja Pemerintah Kabupaten Pati.

Risma Ardhi Chandra meminta dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Pati agar situasi dan kondisi daerah tetap kondusif. “Kami harus bekerja sama untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan Kabupaten Pati kembali menjadi daerah yang maju,” ujarnya.

Evaluasi dan Masa Depan Pemerintahan Pati

Taj Yasin menjelaskan bahwa masa penugasan Risma Ardhi Chandra sebagai Plt Bupati Pati akan dievaluasi setelah satu tahun berjalan. Namun, evaluasi juga dapat dilakukan sewaktu-waktu apabila diperlukan. “Kami akan terus memantau kinerja Pemerintah Kabupaten Pati untuk memastikan bahwa semua proses berjalan dengan baik,” katanya.

Risma Ardhi Chandra, sebagai Plt Bupati, berkomitmen untuk memimpin dengan transparansi dan akuntabilitas. “Kami akan terus berusaha untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan bahwa semua kebijakan yang kita ambil selalu berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Kabupaten Pati kini menghadapi masa transisi yang kritis. Dengan adanya penunjukan Risma Ardhi Chandra sebagai Plt Bupati, diharapkan pemerintah daerah dapat kembali berjalan dengan lancar dan masyarakat dapat merasa aman serta terlayani dengan baik. “Kami berharap bahwa situasi ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pejabat untuk selalu menjaga integritas dan komitmen dalam melayani masyarakat,” tutup Taj Yasin.

Partner Network: larphof.decapi.biz.idblog.tukangroot.com
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *