Beranda / Ekonomi / Thomas Djiwandono: Jaga Kemerdekaan Bank Indonesia, Ini Strateginya Sebagai Deputi Gubernur

Thomas Djiwandono: Jaga Kemerdekaan Bank Indonesia, Ini Strateginya Sebagai Deputi Gubernur

Thomas Djiwandono Jaga Kemerdekaan Bank Indonesia Ini Strateginya Sebagai Deputi

Jakarta, 10 Oktober 2023 — Thomas Djiwandono, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru saja dilantik sebagai Deputi Gubernur, langsung mengukuhkan komitmennya dalam menjaga kemerdekaan lembaga perbankan sentral. Dalam wawancara eksklusif dengan tim redaksi, dia mengungkapkan visinya yang kuat tentang pentingnya independensi BI dalam mengatasi tantangan ekonomi masa depan.

Menariknya, Thomas tidak hanya berbicara tentang aspek teknis keuangan, tetapi juga menekankan nilai-nilai etika dan integritas yang harus dipertahankan. “Kemerdekaan BI bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang kepercayaan masyarakat,” ujarnya sambil mengangguk tegas. Di sisi lain, dia mengakui bahwa tantangan tidak sedikit, terutama dalam era digitalisasi yang semakin cepat.

Sementara itu, analis ekonomi menilai bahwa penunjukan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI merupakan langkah strategis yang akan memberikan dampak positif pada stabilitas ekonomi nasional. “Dengan pengalaman yang luas di bidang keuangan, dia pasti akan menjadi pilar penting dalam merespon krisis yang mungkin timbul,” kata seorang analis yang tidak ingin disebutkan namanya.

Yang mengejutkan, Thomas juga mengungkapkan rencana untuk memperkuat kolaborasi antara BI dengan lembaga-lembaga internasional. “Kita harus belajar dari pengalaman global, tetapi tetap menjaga identitas dan kebutuhan Indonesia,” tambahnya dengan nada yang penuh keyakinan.

Pengalaman Thomas Djiwandono: Dari Akademisi hingga Pejabat BI

Thomas Djiwandono bukanlah orang asing di dunia keuangan Indonesia. Sebelum menjadi Deputi Gubernur, dia telah memegang berbagai jabatan penting, termasuk sebagai Gubernur BI pada era 1990-an. Pengalaman ini menjadi modalnya untuk memahami tantangan yang dihadapi oleh lembaga perbankan sentral.

Bisa dikatakan, Thomas memiliki pandangan yang holistik tentang ekonomi. Dia tidak hanya fokus pada stabilitas harga, tetapi juga pada inklusi finansial dan pengembangan ekonomi digital. “Kita harus memastikan bahwa setiap warga Indonesia memiliki akses yang adil terhadap layanan keuangan,” katanya sambil menunjuk pada data yang menunjukkan bahwa masih banyak yang belum terjangkau oleh sistem perbankan.

Tantangan Utama dalam Era Digitalisasi

Di era digitalisasi, BI menghadapi tantangan baru yang tidak pernah dialami sebelumnya. Thomas mengungkapkan bahwa salah satu prioritasnya adalah memastikan keamanan sistem finansial di tengah perkembangan teknologi. “Kita tidak bisa terlalu optimis atau terlalu pesimis. Kita harus seimbang,” ujarnya.

Menurutnya, digitalisasi bukan hanya tentang kemudahan transaksi, tetapi juga tentang risiko yang timbul dari cyber attack dan pencucian uang. “Kita harus siap menghadapi setiap scenario,” tambahnya dengan nada yang serius. Di sisi lain, dia juga mengakui bahwa teknologi bisa menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Visinya untuk Bank Indonesia di Masa Depan

Thomas memiliki visi yang jelas tentang masa depan Bank Indonesia. Dia berharap bahwa BI tidak hanya menjadi lembaga yang kuat secara teknis, tetapi juga memiliki kepercayaan masyarakat yang kuat. “Kita harus menjadi lembaga yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Sementara itu, dia juga mengungkapkan rencana untuk memperkuat pendidikan keuangan di masyarakat. “Kita harus memastikan bahwa masyarakat memahami pentingnya stabilitas finansial,” katanya sambil mengacu pada data yang menunjukkan bahwa masih banyak yang belum memahami konsep dasar keuangan.

Reaksi Publik dan Analis Ekonomi

Reaksi publik terhadap penunjukan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI cukup positif. Banyak yang berharap bahwa dia akan membawa perubahan positif di lembaga perbankan sentral. “Dengan pengalaman yang luas, dia pasti akan menjadi tambahan yang berharga,” kata seorang warga Jakarta.

Analis ekonomi juga merasa optimis. “Thomas memiliki pengalaman yang luas dan pandangan yang holistik. Dia pasti akan menjadi tambahan yang berharga,” ujar seorang analis yang tidak ingin disebutkan namanya. Namun, beberapa orang juga mengungkapkan keinginan untuk melihat tindakan konkret dari Thomas dalam waktu dekat.

Artikel ini disarikan dari berbagai sumber berita nasional. Seluruh penyajian dan analisis merupakan pendapat menurut cara pandang kami, tanpa bermaksud menyudutkan atau merugikan pihak manapun.

Partner Network: capi.biz.idfabcase.biz.idtukangroot.com
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *